Rabu, 13 April 2016
     Ini kisah tentang diriku sendiri,aku melangkah di jalan yang tak kudapatkan orang yang sama 'seperti' diriku.Berjalan di tepian terjal,tak ada seorangpun disini,riuh pohon yang menjerit,ranting-ranting yang menderit terkena tiupan angin,tidak ada bunga atau kupu-kupu disini,hanya ada rumput menguning dan sungai dengan ikan yang menggelepar.Sunyi,senyap.Hal pertama yang hinggap di otakku adalah rasa takut.Aku takut Tuhan,ini bukan jalan yang aku inginkan,tidak ada Ibu atau Ayahku disini,tidak ada teman bermain atau bunga-bunga cantik seperti yang di taman khayangan.Aku seperti berada di antah berantah,entah ini dimana,aku takut bu,ingin pulang.Tak bisakah aku 'sama' seperti mereka?.Ketika malam tiba mereka bisa pergi tidur dengan tenang,tanpa gangguan dan bermimpi  hal indah.Ketika pergi ke suatu tempat mereka tidak perlu khawatir dan takut akan ada yang mengawasi atau mengikuti.Ketika sedang duduk sendiri banyak hal yang bisa mereka lakukan,tanpa merasa takut.Sementara aku?,ketika malam tiba aku harus bergelut dengan rasa takutku.Tengah malam tiba,saat semua terlelap,aku masih bergulat dengan mataku,sulit terpejam.Beberapa dari 'mereka' yang tak kalian 'lihat' mulai 'menyapa'ku.Ketika aku pergi ke tempat-tempat baru,rasa khawatir dan takut mulai menyerbu,kembali 'mereka yang tak terlihat' mengikutiku,kemanapun aku melangkah mereka tetap dibelakangku,bahkan hampir menguasi separuh ragaku,jika sedang duduk sendiri,aku tidak benar-benar sendiri,'mereka' tetap tak ingin pergi.Jika saja tubuhku lemah mungkin ragaku sepenuhnya mereka kuasai.Memiliki 'kemampuan' seperti ini bukan aku yang memilihnya,bahkan jika boleh memilih,aku akan memilih menjadi sama seperti temanku yang lain.Ketika melewati sebuah gedung tua atau rumah kosong,aku harus siap menutup 'telingaku' karena jeritan juga rintihan mereka terlalu memekakan telinga,aku tak ingin mendengar apa yang teman-temanku tak dengar,atau saat berjalan di tengah keramaian,"mereka" menatapku.Tuhan,jujur aku takut,aku bukanlah seorang ksatria yang gagah berani,jika 'mereka' tetap mengikutiku,aku takut.Dulu,aku dianggap aneh oleh teman-teman di sekitarku,jujur aku sedih,karena menjadi seperti ini bukan aku yang inginkan.Aneh?iya,bahkan diriku sendiri merasakannya,aku sering terlihat berbincang sendiri,atau tertawa sendiri.sungguh,aku tidak benar-benar sendiri.Hanya saja semakin usiaku bertambah,aku semakin takut,bahkan aku abaikan kemampuan ini.Pernah beberapa kali aku mencoba menghilangkannya,tapi tetap saja kemampuan ini tak kunjung lenyap.aku hampir prustasi.Karena semakin tinggi usiaku maka kemampuanku semakin peka.Sekarang aku adalah seorang mahasiswi di salah satu Akademi Keperawatan di kotaku,,coba pikirkan,keperawatan dan kemampuanku?,entah akan seperti apa nanti,untuk sekarang aku mencoba menjadi seorang yang berpura-pura 'buta' dan 'tuli' dalam 'dunia mereka'.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

semangat kaka jangan bersedih banyak orang orang yg menemani kaka :)

Pengikut